Tips Memilih Jurusan Kuliah

Hallo semua, bagi anda yang mungkin tahun ini lulus dari tingkat SMA dan bingung untuk mengambil jalan selanjutnya akan apa atau kemana, coba renungkan uraian dibawah ini dengan seksama.
Apabila anda memutuskan untuk melanjutkan study ke jenjang S1, terdapat beberapa hal yang mesti dipertimbangkan agar nantinya tidak akan timbul penyesalan ketika anda mengambil sebuah jurusan kuliah. Anda harus ingat bahwa jurusan yang anda pilih akan menentukan 4 tahun selanjutnya di hidup anda, dan masa inilah yang menentukan akan dibawa kemanakah karir anda nanti.
Berikut uraian untuk dicermati dalam memilih jurusan perkuliahan:
1. Apakah Jurusan Anda Sesuai dengan Passion?
Pada tahap ini anda sudah harus mulai berfikir apakah jurusan yang anda pilih sesuai dengan passion diri atau minat diri anda. Banyak diantara para mahasiswa yang sudah terlanjur mengambil jurusan dan akhirnya berhenti di semester-semester awal dan mutar balik pindah jurusan karena merasa mereka terjebak pada jurusan awal.
Misalkan diri anda minat di jurusan Bahasa, namun karena suatu alasan anda terpaksa mengambil jurusan Matematika atau selain Bahasa, maka nanti ketika anda mulai memasuki masa perkuliahan semester 1 sampai dengan 5 anda akan merasa tersesat dan berfikir lho kok saya hanya ada di titik ini-ini saja dan tidak ada perkembangan. Maka daripada anda sudah terlanjur sebaiknya difikirkan mulai dari tahap awal ini.
Tahap ini nantinya akan menentukan anda akan semangat atau setengah-setengah dalam menjalani perkuliahan, terkadang mahasiswa hanya sampai kuliah pergi ke kampus saja tanpa mendapatkan hal lain dari pekuliahan itu sendiri misalnya berorganisasi jurusan, keaktifan berkreasi, dan lain lain. Otomatis, jika anda berkuliah tanpa ditemani passion maka kuliah hanya akan terasa sebagai rutinitas yang membosankan.
2. Lihat Masa Depan Kampus dari Para Alumnus
Indikator keberhasilan sebuah kampus ialah salah satunya bagaimana para alumnus mengarungi kehidupan setelah perkuliahan selesai dan mendapatkan gelar. Apakah kebanyakan alumnus kampus yang dimaksud tidak bekerja alias pengangguran atau berhasil dengan pekerjaannya. Hal demikian menjadi plus minus bagi para alumnus dan otomatis kampus almamaternya.
3. Pertimbangan Biaya Kuliah
Jika kita berbicara perihal biaya kuliah selama perkuliahan, sebaiknya anda dapat membuat skala prioritas selama kuliah. Kira-kira dengan biaya yang ada saat ini akan mampu sampai nanti semester akhir atau hanya sampai setengah saja. Jangan sampai ketika anda sedang nyaman berkuliah tetapi pada tengah-tengah semester anda diminta untuk berhenti karena ketiadaan biaya, sebaiknya hal ini dapat dihindari dengan dari awal memilih kampus yang biasa biasa saja dan tidak mahal. Ingat, kuliah yang baik itu ialah kulliah yang selesai / lulus. Meski anda berkuliah di kampus terbaik tapi tidak sampai lulus, maka hal ini sama saja dengan tiada artinya. Coba fikirkan ulang, meski anda berkuliah di kampus yang biasa biasa saja tapi anda bisa lulus, anda sudah mendapatkan sebuah modal kepercayaan diri yang tidak bisa didapatkan oleh orang yang tidak lulus di kampus terbaik diatas.
4. Ukur Kemampuan Diri
Mengukur diri adalah penting. Ya memang benar, jika anda tidak tau kapasitas diri anda sendiri, maka nilai dari perkuliahan dikhawatirkan akan jeblok dan mendapatkan IPK rendah. Jadi, sebelum anda memutuskan untuk mengambil sebuah jurusan di perkuliahan ada baiknya anda introspeksi diri dahulu dengan mengingat apa skill terbaik yang anda miliki beserta kelemahan diri.
Jika anda merasa kurang dalam segi Bahasa, jangan coba coba mengambil jurusan yang berhubungan dengan kebahasaan. Bisa-bisa nantinya anda akan pusing sendiri dan akhirnya tidak dapat menikmati perkuliahan. Namun, jika anda merasa kemampuan Bahasa lebih dari 0, maka alangkah baiknya jika anda mengambil jurusan tersebut. Intinya jangan coba-coba.
5. Ekpekstasi Vs Kenyataan
Hal paling klise dalam pemilihan jurusan kuliah ialah ekspektasi vs kenyataan. Anda harus berfikir bahwa perkuliahan akan berbeda dengan masa anda di sekolah. Mulai dari penampilan, tata krama, cara berfikir, dan hal lainnya sudah harus bisa dirubah sedikit demi sedikit.
Dalam perkuliahan nanti anda akan dihadapkan pada banyaknya tugas, praktikum, dan pembuatan makalah, yang tentunya akan menguras sekali energi dan materi. Jika anda berfikir kuliah itu masih bisa berleha-leha dan bersantai ria, lebih baik anda tidak berkuliah dan menjadi kaum rebahan saja (just kidding). Its serious, jika anda bermalas malasan maka anda akan jauh tertinggal oleh teman yang lebih depan dari anda. So, mending berakit-rakit dahulu berenang ketepian. Artinya, saat anda berkuliah cobalah berusaha keras yang nantinta anda akan mendapat buah yang manis hasil dari perjuangan anda sendiri.

Comments

Popular posts from this blog

Kebakaran Pabrik Tekstil PT. Victory Pan Multitex Batujajar Bandung Barat

Rekomendasi Game Seru untuk Dimainkan Ketika Sedang Jenuh di Rumah